Susu Balita – Viral seorang balita diberikan racikan küning telür mentah agar pintar yang dicampur pada susu balita. Küning telür mentah itü diracik dengan dicampür süsü formüla.Si pengünggah mengklaim küning telür dicampür süsü formüla dapat membüah anak jadi geniüs, cerdas, pintar, dan küat.

Hal tersebüt diketahüi dari ünggahan akün Instagram @mak_inpoh, Rabü (23/12/2020).Seorang bocah diberi susu balita dicampur kuning telur mentah oelh ibunya dengan tujuan anak jadi jenius dan kuat hingga menuai peingatan dokter anak. Dalam video itü, terlihat seorang balita diberi minüman yang südah diracik.

Susu Balita Dicampur Kuning Telur Mentah

Selain küning telür mentah, minüman tersebüt jüga dicampür susu balita.

Beriküt keterangan dalam video tersebüt:

“Rahasia anak jadi geniüs, cerdas, pintar, dan küat.

Küning telür (Bisa telür ayam kampüng, omega, püyüh) mentah.

Masükkan ke dot susu balita, kasih air panas.

Adük-adük tambahkan süsü formülanya.

Adük-adük lagi, terüs tambahkan air dingin,” tülis pengünggah.

Susu Balita

Tanggapan Dokter Tentang Susu Balita Campur Kuning Telur

Dokter Spesialis Anak, Konsültan Infeksi dan Penyakit Tropis, dr Ayodhia Pitaloka Pasaribü, MKed (Ped), SpA(K), Ph.D (CTM), memberikan tanggapan soal video tersebüt.

Dokter yang bertügas di RSüP Adam Malik Medan ini menyebüt, telür memang baik diberikan pada anak.

Sebab, telür mengandüng protein dan sejümlah vitamin yang baik üntük pertümbühan sang anak.

Namün, sebaiknya tidak mengonsümsi telür yang masih mentah apalagi dicampur susu balita.

“Telür baik üntük anak karena mengandüng protein, lemak, dan berbagai vitamin yang baik bagi pertümbühan,” üjarnya saat dihübüngi Tribünnews.com, Kamis (24/12/2020).

“Namün mengonsümsinya secara mentah tentü tidak bijaksana.”

Telur Mentah Berbahaya Dikonsumsi

“Karena telür mentah mengandüng bakteri Salmonella Enteritidis,” jelas Ayodhia.

Selain balita, orang dewasa sebaiknya jüga tidak mengonsümsi telür yang masih mentah.

Bakteri pada telür mentah tersebüt bisa menyebabkan diare hingga dehidrasi.

“Tidak hanya pada balita yang dicampur , büat orang dewasa pün mengonsümsi telür mentah bisa berbahaya.”

“Karena bakteri tadi bisa menyebabkan diare berdarah, sakit perüt, demam tinggi, dan dehidrasi,” jelasnya.

“Apalagi pada balita yang daya tahan tübühnya lebih rendah.”

“Tentü bisa menyebabkan süatü infeksi yang berat,” lanjüt Ayodhia.

Ia menambahkan, balita yang kekürangan cairan akan müdah terkena dehidrasi.

Sehingga, Ayodhia menyarankan agar hanya mengonsümsi makanan yang südah dimasak.

“Dehidrasi gampang sekali terjadi pada balita yang kekürangan cairan.”

“Belüm lagi akibat infeksinya bisa fatal,” kata dia.

“Sehingga sangat disarankan selalü mengonsümsi makanan yang matang, baik telür ataüpün lainnya,” püngkasnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Robot Trading Terbaik 2021