pramugari

Pramugari – Cerita seorang pramugari cantik yang rela banting setir dengan menjadi penjual elpiji di tengah pandemi Covid-19 viral di media sosial.Diketahui pramugari ini bernama lengkap Maurice Maureen Avila asal Kota Santa Rosa, Provinsi Laguna, Filipina.

Kepada Tribunnews, Avila membagikan kisahnya secara lengkap saat masih menjadi pramugari hingga menjual elpiji. Mantan Pramugari ini banting setir menjadi penjual elpiji tanpa sungkan karena akibat pandemi corona malah jadi viral di media sosial.

Pramugari Terkena PHK Imbas Pandemi Corona

Saya sudah 3 tahun bekerja sebagai pramugari,” katanya, Jumat (11/12/2020).

Ia biasanya memberikan pelayanan kepada penumpang, baik perjalanan domestik maupun internasional.

Namun sejak pandemi Covid-19, Avila harus rela kehilangan pekerjaannya

Terhitung pada bulan Oktober 2020 dirinya berhenti bekerja sebagai pramugari.

Putuskan Untuk Berjualan Elpiji

Kemudian Avila memutuskan untuk banting setir menjadi penjual elpiji.

Tepatnya pada bulan September 2020 Avila sudah memulai bisnis barunya itu.

Avila juga mengaku tidak malu saat berjualan elpiji.

Bahkan menurutnya, hampir semua teman-teman iri dan penasaran bagaimana mulai berbisnis.

Meskipun demikian, Avila tidak memungkiri bekerja sebagai pramugari mendapatkan uang lebih banyak daripada bisnis barunya itu.

Di sisi lain, Avila tidak menyangka ceritanya akan viral bahkan ke Indonesia.

Semenjak viral sejumlah warga di Tanah Air mengikuti media sosial miliknya.

Pada September lalu, Avila pertama kali diberitahu akan kena PHK. Wanita 26 tahun ini baru resmi diberhentikan pada 16 Oktober 2020.

Avila bukan satu-satunya yang terkena dampak pandemi Corona. Saudara laki-lakinya, yang bekerja sebagai spesialis dokumentasi, juga kehilangan pekerjaan

Avila Tak Putus Asa Cari Rejeki

Ibunda Avila berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sementara ayahnya adalah pengemudi becak.

Meski diterpa badai, dia tak putus asa demi keluarga.

“Sesulit apapun situasi saat ini, jangan putus asa. Ayo berdoa dan jangan lupa untuk memperkuat keluarga kita. Mereka adalah sistem pendukung dalam segala hal,” kata Avila.

“Bagi mereka yang kehilangan pekerjaan, jangan takut mencari nafkah atau takut mulai berbisnis karena perkataan orang lain. Pada awalnya memang menyedihkan, tetapi Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Dia akan mengganti semua perjuangan dengan kesuksesan,” sambungnya.

Mengutip Harian Metro, Avila berbisnis gas elpiji mulanya cuma modal nekat.

Tapi, perlahan dia mulai bangkit demi meneruskan hidup.

“Suatu hari, tercetus ide untuk menjual gas elpiji. Sejak saat itu, saya nekat meneruskannya bersama pacar saya,” ucapnya.

“Saya kembali bersemangat dan berharap mereka yang bernasib sama tidak putus asa,” lanjutnya