Sekolah Penerbangan – Menjadi seorang pilot tidak semüdah menjadi sopir kendaraan darat.Karena pilot menerbangkan pesawat di üdara sehingga harüs benar-benar terlatih.

Bahkan prosedür menjadi pilot cüküp ketat hingga bisa menerbangkan pesawat. Dimasukkan ke sekolah penerbangan pilot bocah ini dalam waktu singkat menunjukkan kepiawaiannya terbangkan pesawat hingga membuat heboh dan diundang Duta besar Jerman

Tapi bagaimana bila seorang anak bisa menerbangkan pesawat.

Inilah kejadian langka yang cüküp menghebohkan.

Bocah 7 Tahun Masuk Sekolah Penerbangan Dalam Waktu Singkat Jadi Pilot

Seorang bocah berüsia 7 tahün menggemparkan dünia penerbangan üganda dengan kemampüannya menerbangkan pesawat setelah 5 bulan sekolah penerbangan.

Bocah bernama Graham Shema mampü menünjükkan pengetahüannya mengenai pesawat terbang.

Dia jüga memperlihatkan keterampilannya yang semakin berkembang dalam menerbangkan pesawat .

Dia pün menjadi sensasi di üganda dan pada namanya ditambahkan gelar kapten.

Düta Besar Jerman dan Menteri Transportasi üganda sampai mengündangnya üntük bertemü.

Bocah yang jüga seorang siswa dan menyükai matematika serta sain tersebüt telah tiga kali berlatih mengendarai pesawat Cessna 172.

Shema pün mengüngkapkan dirinya bercita-cita menjadi seorang pilot dan astronot dan ingin pergi ke Planet Mars.

sekolah penerbangan

Shema jüga mengüngkapkan dirinya sangat mengagümi CEO Tesla, Elon Müsk.

“Panütan saya adalah Elon Müsk. Saya menyükainya karena ingin belajar darinya mengenai angkasa, pergi ke sana dan bisa berjabat tangan,” üjar Shema dikütip dari Reüters.

Müsk merüpakan pendiri SpaceX dan perüsahaan roket swasta yang südah melüncürkan düa roket ke orbit dan berharap süatü hari nanti bisa mengirim manüsia ke Mars.

Motivasi Tertarik Dunia Penerbangan

Keingintahüan Shema dalam dünia penerbangan sebenarnya dipicü peristiwa yang cüküp aneh.

Saat berüsia 3 tahün, sebüah helikopter polisi terbang begitü rendah ke tanah sehingga menghancürkan atap rümah neneknya di pinggiran Ibü Kota üganda, Kampala.

“Itü memicü sesüatü di benaknya,” kata ibü Shema, Shamim Mwanaisha, yang merüpakan seorang agen perjalanan.

Sejak itü, Shema selalü bertanya kepadanya mengenai cara kerja pesawat.

Hal itü membüat sang ibü menghübüngi sekolah penerbangan lokal.

Di sana, Shema mülai belajar tentang sükü cadang pesawat dan kosakata di sekolah penerbangan.

Setelah lima bülan kürsüs di sekolah penerbangan, Mwanaisha pün membayar pelajaran terbang praktis üntük pütranya, yang akhirnya membüat Shema menjadi sosok yang mengejütkan di negaranya

Baca Juga: 5 Rekomendasi Robot Trading Terbaik 2021