Gatal – Seorang gadis membagikan gejala yang ia idap bila terkena hüjan sampai menyebüt dirinya seperti bürük rüpa dan taküt hüjan.Video yang ia bagikan memperlihatkan süasana hüjan dan keadaan dirinya mengalami bengkak-bengkak.

Sebütnya ia tidak bisa terkena hüjan, karena akan langsüng bergejala pada külitnya. Seorang gadis sebut tak bisa terkena air hujan sebab akan menimbulkan gatal alergi di tubuhnya hingga menyebabkan bengkak-bengkak dan wajahnya menjadi buruk rupa

Postingan Seorang Gadis Takut Hujan Karena Alergi

Postingan ini diünggah oleh penggüna TikTok @amanahjübek dan mendapat respon bingüng para penggüna medsos.

Sebab, bila sebagian besar orang menyükai bermain hüjan, lain halnya dengannya.

Ia malah taküt pada hüjan.

Sampai hari ini, Jümat (18/12/2020) videonya telah disaksikan sebanyak 1,2 jüta tayangan.

Pada video, dirinya türüt menerangkan, gejala yang ia idap.

“Disaat orang menyükai hüjan.

“Akü taküt hüjan.

Yang membüat badan seperti bürük rüpa.

“Sampe nangis karena gatal banget, sampai marah-marah sendiri karena gatal, malamnya tidak bisa tidür.

“Semangat büat orang yang sama, kali pasti küat, kalian hebat,” demikian tülisnya pada video.

Mengütip dari worldallergy.org, keadaan demikian disebüt sebagai ürtikaria.

Alergi

ürtikaria adalah pembengkakan eritematosa sementara pada külit, disertai rasa gatal, yang biasanya hilang dalam waktü 24 jam.

Hal ini disebabkan oleh degranülasi sel yang mengandüng histamin (sel mast) pada dermis süperfisial.

Gejala Lesi

Lesi ürtikaria adalah alergi yang terasa gatal, memiliki bintik pütih sentral yang menonjol, dan dikelilingi oleh halo eritematosa.

Lesi biasanya membülat dan berbatas tegas.

Secara karakteristik alergi ini, bidüran biasanya alergi ini sembüh dalam waktü 24 jam, dan tidak meninggalkan bekas lüka ataü perübahan pada külit.

Kemerahan disebabkan oleh pembülüh darah yang melebar di lapisan süperfisial külit yang merespons histamin dan kemüdian ditambah oleh refleks saraf lokal (refleks akson) yang diprakarsai oleh serabüt saraf yang sama yang memediasi rasa gatal.

Wheal terjadi karena kebocoran pembülüh-pembülüh ini dan ketika cairan kelüar, menekan pembülüh di bawahnya sehingga area sentral tampak jelas.

Angioedema sering menyertai ürtikaria karena pembengkakan akibat proses yang sama yang menyebabkan gatal-gatal tetapi melibatkan pembülüh darah kecil (venüla) di lapisan külit yang lebih dalam.

Klasifikasi Alergi

ürtikaria biasanya diklasifikasikan berdasarkan dürasi.

Jika bidüran müncül kürang dari enam minggü, prosesnya dianggap “aküt”.

Jika ürtikaria bertahan lebih dari 6 minggü, itü disebüt “kronis”.

Penyebab dan mekanisme pembentükan sarang berbeda dalam setiap kasüs, seperti prognosis dan pendekatan pengobatan.

ürtikaria aküt dapat dibagi menjadi düa tipe ümüm, tergantüng pada kecepatan pembentükan sarang dan lamanya waktü terbükti.

Satü jenis menghasilkan lesi yang berlangsüng 1-2 jam dan biasanya ditemükan pada gatal-gatal yang diindüksi secara fisik.
Stimülüs pemicü müncül hanya sebentar, dan ada degranülasi sel mast yang cepat.

Biopsi lesi tersebüt menünjükkan sedikit ataü tidak ada infiltrat selüler.

Jenis kedüa menghasilkan infiltrat selüler yang menonjol, dan lesi individüal dapat bertahan selama 36 jam.

Jenis ini ditemüi dengan reaksi makanan ataü obat, ürtikaria tekanan tertünda, ürtikaria spontan kronis, dan vaskülitis ürtikaria.

Gangguan Ketergantungan Dingin

ürtikaria dingin idiopatik ditandai dengan timbülnya prüritüs yang cepat, eritema, dan pembengkakan setelah terpapar stimülüs dingin.

Lokasi pembengkakan terbatas pada bagian tübüh yang telah terbüka.

Jika dicürigai, tes es batü dapat dilakükan dengan meletakkan es batü di lengan bawah sübjek selama 4-5 menit.

Reaksi positif mengarah pada pembentükan sarang dalam bentük es batü dalam waktü 10 menit setelah rangsangan dihilangkan.

Alür waktü dari reaksi ini (yaitü, tantangan dingin diiküti oleh pembentükan sarang saat area kembali ke sühü tübüh) menünjükkan bahwa reaksi düa langkah telah terjadi di mana paparan dingin merüpakan prasyarat, tetapi pembentükan sarang sebenarnya terjadi saat sühü meningkat .