Stiker Miskin
Stiker Miskin

Sudah Punya Mobil tapi Rumahnya Berstiker “Keluarga Miskin”.. Kok Bisa??

Posted on

Ada yang menarik dan memilukan  dimana banyak orang yang membutuhkan Bantuan dari pemerintah saat ini justru ada sebagian yang salah sasaran bagi keluarga yang cukup mampu.

Potret keluarga yang memiliki “kemewahan” namun rumahnya ditempeli stiker “Keluarga Miskin” ada di Sragen. Stiker itu kontras dengan rumah mereka yang kokoh dan mulus, serta mobil pribadi di halaman.

Siang itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tangen Widowati didampingi Kaur Umum Desa Dukuh Ahmad Harun dan Kaur Perencanaan Desa Dukuh Yuyun Candrasari datang dengan mengendarai motor. Motor mereka diparkir di tempat yang teduh di pinggir jalan di samping rumah Sukanti.

Ahmad Harun mengetuk pintu yang terbuka. Sementara petugas lainnya mengecek stiker belatar belakang kuning dengan tulisan “Keluarga Miskin Desa Dukuh Kecamatan Tangen Kabupaten Sragen” yang menempel di dinding rumah Sukanti. Stiker itu agak mengelupas bagian atas, Yuyun berusaha merekatkan kembali.

Ya, nama Sukanti tertulis sebagai nama kepala keluarga (KK) penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam stiker itu dengan empat orang anggota keluarga. Sukanti pun keluar rumah setelah mendengar ketukan pintu Harun. Dalam kunjungan itu Harun menjelaskan ingin mengecek pemasangan stiker “Keluarga Miskin” di rumahnya.

“Saya memang sudah lama dapat bantuan dari pemerintah sejak masih bantuan beras. Ditempeli stiker ya senang saja karena dapat bantuan. Kalau sewaktu-waktu dilepas dan tidak dapat bantuan ya anggap bukan rezeki saja,” ujarnya.

Sukanti mengaku suaminya bekerja pelihara ayam potong sebanyak 11.000 ekor. Ia menerangkan usaha ayam itu sudah lama dan jatuh bangun. Sukanti mengungkapkan mobil Toyota Rush itu dibeli dari hasil pinjaman.

“Mobil utangan itu. Ya, buat transportasi ke sana ke mari berkaitan dengan pembuatan blower untuk usaha ayam itu,” ujarnya.

Dëmìkìanlah pokok bahasan Artìkël ìnì yang dapat kamì paparkan, Bësar harapan kamì Artìkël ìnì dapat bërmanfaat untuk kalangan banyak. Karëna këtërbatasan pëngëtahuan dan rëfërënsì, Pënulìs mënyadarì Artìkël ìnì masìh jauh darì sëmpurna, Olëh karëna ìtu saran dan krìtìk yang mëmbangun sangat dìharapkan agar Artìkël ìnì dapat dìsusun mënjadì lëbìh baìk lagì dìmasa yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *