Sudah Merasa Mampu, Ratusan Warga Di Sumbar Kembalikan Bantuan Terdampak Corona

Posted on

Ada yang menarik dan menjadi perhatian dimana banyak warga berharap mendapat bantuan malah sebaliknya terjadi ada Ratusan warga Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, (Sumbar) mengembalikan beras bantuan yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Agam

untuk mengurangi dampak sosial ekonomi masyarakat akibat kebijakan pencegaham penyebaran Covid-19

Camat Malalak Riky Eka Putra, mengatakan setidaknya ada sekitar 120 KK yang mengembalikan bantuan beras itu hal tersebut karena mereka merasa cukup mampu dan ikhlas berbagi dengan yang lebih membutuhkan.

“Banyak yang mengembalikan, semua ataupun setengah dari jatah mereka dapat dengan dasar stock beras cukup untuk beberapa waktu kedepan dan ingin berbagi dengan tetangga yang juga membutuhkan,” ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com Kamis (9/4/2020).

Dijelaskan Riky, pihaknya memiliki data sebanyak 873 Kepala Keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan berhak mendapatkan beras bantuan.

Sementara itu Bupati Agam, Indra Catri sangat mengapresiasi dan menghargai adanya masyarakat penerima bantuan yang “mengembalikan” jatah beras mereka kepada Walinagari setempat,

agar diserahkan kepada anggota masyarakat lainnya yang lebih membutuhkan bantuan.

Menurutnya, apa yang dilakukan masyarakat dengan membagi jatah beras mereka untuk orang lain, adalah tindakan yang luar biasa.

“Berbagi demgan tetangga yang memiliki nasib yang sama ditengah pendemi, sungguh luar biasa,” ungkapnya.

Disebutkan Indra Catri, apa yang dilakukan sebagian masyarakat itu, mesti menjadi contoh,

karena ditengah kondisi sulit saat, justru terbangun kepedulian yang luar biasa terhadap sesama.

“Kita harapkan hal itu dapat menjadi contoh, bagaimana memupuk rasa kepedulian ditemgah dampak pendemi Covid-19,” tutupnya.

Dëmìkìanlah pokok bahasan Artìkël ìnì yang dapat kamì paparkan, Bësar harapan kamì Artìkël ìnì dapat bërmanfaat untuk kalangan banyak. Karëna këtërbatasan pëngëtahuan dan rëfërënsì, Pënulìs mënyadarì Artìkël ìnì masìh jauh darì sëmpurna, Olëh karëna ìtu saran dan krìtìk yang mëmbangun sangat dìharapkan agar Artìkël ìnì dapat dìsusun mënjadì lëbìh baìk lagì dìmasa yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *